Pontianak, InfoKalimantan – Program Orang Tua Asuh menjadi inisiasi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mencapai target program strategis nasional yakni penanganan stunting.
Sebanyak 17 anak akan mendapatkan pendampingan khusus lewat gerakan tersebut untuk memastikan gizi mereka tercukupi.
Hal itu juga sejalan amanah Penjabat (Pj) Gubernur Harisson yang menginstruksikan seluruh anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Provinsi Kalbar turut terlibat sebagai orang tua asuh anak stunting dilingkungan masing-masing.
Dimana, pada pelaksanaan program tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) Disporapar Kalbar sebagai anggota Korpri secara sukarela memberikan bantuan kepada anak stunting donasi sebesar 25 ribu rupiah perhari selama tiga bulan.
Hasil donasi tersebut akan dipergunakan untuk memastikan perbaikan gizi anak stunting tercukupi dengan baik. Sehingga diharapkan lewat pendampingan program orang tua asuh mereka akan terbebas dari stunting.
“Kita Disporapar Kalbar ikut berkontribusi dalam penurunan stunting lewat program orang tua asuh. 17 anak stunting akan kita dampingi selama tiga bulan kedepan,” kata Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari, Selasa (2/1/2024).
Dirinya menambahkan sebelum penerapan program orang tua asuh tersebut, pihaknya telah terlebih dahulu berdikusi dengan Dinas Kesehatan, dokter maupun Puskesmas.
Orang tua asuh Disporapar Kalbar akan mendampingi dari sisi pemenuhan asupan gizi anak stunting.
Terutama untuk memastikan satu piring makanan yang akan diberikan kepada anak stunting dipastikan harus sesuai porsi gizi yang benar. Sehingga lewat bantuan yang diberikan anak-anak tersebut akan mendapatkan asupan gizi yang tepat dan sesuai.
“Pada saat ini sebanyak 17 anak kami dampingi lewat program orang tua asuh. Kedepan kita harapkan bisa mendampingi anak anak lain,” tuntasnya.