Jakarta, InfoKalimantan – Perhimpunan Tionghoa Kalbar (PTK) Indonesia sukses menggelar acara perayaan Peh Cun 2022 di Seasons City, Jakarta Barat, Minggu (5/6/2022) malam.
Acara yang mengusung tema “Lestarikan Budaya, Memperkuat Persaudaraan dan Nilai Kebangsaan” ini, berlangsung meriah. Semua tampak penuh suka cita dalam semangat kebersamaan.
Menurut Ketua Umum PTK Indonesia Chai Leonardi, acara ini terselenggara berkat semangat kebersamaan yang bertujuan untuk melestarikan budaya.
“Sejalan dengan tema Perayaan Peh Cun 2022, mari kita lestarikan budaya, dan yang terpenting memperkuat persaudaraan dan nilai kebangsaan, kita kembali meneguhkan tekad untuk berkontribusi demi negeri kita tercinta Indonesia,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi pihak panitia yang dipimpin Vincent Claudius, sehingga acara dapat berjalan dengan sukses.
Tak lupa, Chai Leonardi juga mengucapkan terima kasih kepada semua undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara.
Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan penghargaan, di antaranya kepada Polwan, Kowad dan Kowal.

Hadir anggota DPR-RI Darmadi Durianto, Daniel Johan, anggota DPD-RI Christiandy Sanjaya, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sambas Satono, Bupati Bengkayang Sabastianus Darwis dan para tokoh perkumpulan perantau asal Kalbar.
Acara juga dipandu Freddy Su dan Lusi Zhang ini dimeriahkan para penyanyi lagu Mandarin. Di antaranya Meida Zhang, Yenny Zhang, Steven Zhang, Huang Jia Mei, Vebby, Calvin Qiu, Icun Lin, Melani, Gisella, Amen Bakmie Loncat, Helen dan penyanyi lainnya dengan MC Freddy Su, Lusi Zhang

Selain hadir langsung acara juga dapat disaksikan langsung melalui live streaming YouTube PTK Indonesia.
Sebagai informasi, Duanwu Jie (端午節) atau yang dikenal dengan sebutan Festival Peh Cun di kalangan Tionghoa Indonesia adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tiongkok.
Perayaan yang dikenal juga dengan Festival Bakcang, diadakan setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Tradisi ini tidak pernah terpisahkan dalam kebudayaan masyarakat Tionghoa. Tradisi ini untuk mengenang dan menghormati panglima Tiongkok Chiu Yuan yang sudah berkorban demi masyarakat.











