Singkawang, InfoKalimantan – Ashwiza Hanafie, gadis asal Singkawang terpilih sebagai finalis Puteri Indonesia 2023, mewakili Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Capaian ini tentunya tak terlepas dari kegemarannya menonton kontes kecantikan di televisi.
Sedari kecil Ashwiza sudah kerap mengikuti modelling dan bermimpi menjadi salah satu bagian Yayasan Puteri Indonesia. Dalam tahapannya mengikuti kontes Puteri Indonesia 2023, Ashwiza saat ini sedang mengikuti tahapan Pra Karantina yang akan dilaksanakan mulai 2 hingga 8 Mei 2023.
Pada tahapan itu, berbagai kegiatan diikuti masing-masing perwakilan daerah seperti pengenalan kontestan, upacara penyelempangan, kelas tata rias, kelas catwalk, pemotretan dan pengambilan video resmi, hingga latihan koreografi. Selain itu, pada masa karantina nanti, dirinya juga sudah mempersiapkan berbagai penguasaan materi, seperti public speaking, bahasa dan lainnya.
“Pastinya harus bisa menguasai public speaking dan wawasan, Bahasa minimal dua Bahasa Indonesia dan asing serta lainnya ya,” ujarnya, Jum’at (5/5/2023).
Ashwiza atau kerap disapa Wiwid merupakan anak pertama dari pasangan Hendrasyah dan Susi Rosanti. Perempuan kelahiran Singkawang, 24 September 1997 ini merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran Gigi tahun 2021.
Melalui ajang Puteri Indonesia 2023, Ashwiza tentu punya misi personal. Ia ingin mengenalkan produk-produk UMKM lokal asal Kalimantan Barat. Untuk itu, ia akan mengenakan Kain Ikat Sintang dan Corak Insang yang akan digunakannya pada saat malam Gala Dinner.
“Karena saya akan memperkenalkan pakaian adat Dayak dan Melayu yang akan ditampilkan pada Malam Bakat nanti. Pemerintah Kabupaten Sintang juga sudah mensupport dengan Kain Tenun Sintang, dan Kota Pontianak dengan Corak Insangnya,” katanya, menjelaskan.
Tidak hanya itu, dalam memperjuangkan nama Kalimantan Barat, anak perempuan pertama dari pasangan Hendrasyah dan Susi Rosanti, ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan kepada dirinya guna memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Barat.
“Mohon do’a dan dukungannya, kalau bisa voting di malam Grand Final Puteri Indonesia 19 Mei 2023,” katanya, mengakhiri.











